Kenapa Harus Cerdas Finansial?

Please log in or register to like posts.
News

Banyak orang yang belum bisa membedakan, mana investor mana rentenir. Investor itu siap menanggung risiko bersama, rentenir tak mau ikut tanggung risiko.  Dengan kata lain, investor itu minimize the risk, kalo rentenir itu eliminate the risk.  Investor dapat untung ketika pelaku usaha juga untung, rentenir maunya tetep untung meskipun pelaku usahanya buntung. Profit yg diterima investor naik turun brgantung profit bisnisnya, profit yg diterima rentenir “fix” sekian %/bulan. Investor kritis dan berhitung sebelum invest, rentenir bermuka manis dan merayu ketika mau kasih dana.  Mencari investor jelas tidak semudah mencari rentenir. Anda perlu meyakinkan investor, rentenir tak perlu

Maka, berhati-hatilah ketika bertemu orang yg menawarkan dana: investor atau rentenir-kah ia? Lalu, jika ada yg menawarkan “investasi” dengan profit fix, itu sama artinya menawarkan Anda utk jadi rentenir  Uniknya, banyak masyarakat kita yang suka dengan skema “investasi” seperti ini, tak mau repot belajar . Mereka tidak sadar, bahwa profit “fix” yg mereka dapatkan diambil dari uang “investor” yg “invest” belakangan . “Profit” yg dibagikan bukan dari keuntungan bisnis yg mereka lakukan. Melainkan dari uang “investor” yg belakangan. Kalau mereka bilang uangnya diputar di bisnis, bisnisnya fiktif, paling banter hanya kedok. Kejahatan berkedok “investasi” seperti ini berulangkali terjadi, herannya masyarakat kita tidak kapok.

Kedok bisnisnya macam-macam, mulai dari distribusi oli, ternak sarang walet, derivative emas, pengadaan laptop, dll. Milyaran uang masyarakat terbuang percuma, hanya karena iming-iming kaya dengan cepat. So, mari kita berhati-hati dengan modus seperti ini. Banyak korbannya, kasihan… Tidak jarang ada korban yg dijadikan kambing hitam ketika mereka mengajak juga dlm melakukan skema ini. Karenanya, mari kita lebih cerdas secara finansial. Cukuplah kasus-kasus di luar sana jadi pembelajaran…  Cerdaslah secara finansial.. Tidak ada yg instan dalam dapatkan uang. Semuanya butuh proses

 

Bagimana masih mau bilang Belajar tentang finansial itu engga penting?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *