Kebocoran Bisnis

Please log in or register to like posts.
News

Kalo ada atap bocor, air menggenang di lantai,
apa yang kemungkinan akan Anda lakukan?
Biasanya, secara refleks, kita langsung pel lantai tersebut,
supaya lantainya kembali kering. Betul?
Faktanya, yang menyebabkan bocor itu bukan lantainya,
tapi atapnya. Tapi kenapa kita sering lupa benerin atapnya?
Bener ga sih?Nah, dalam bisnis juga sama. Pas ada Kebocoran Bisnis,
seringkali kita salah kaprah. Salah langkah. Bahkan makin parah.
Ketika omzet turun, gitu-gitu ajah, yg di fokuskan biasanya omzetnya.
Bener ga?
Jarang sekali fokus pada aktivitas yang bisa naikan omzet.

 

Ketika utang banyak, ga bisa bayar,
yang Anda fokuskan biasanya masalahanya. Bener ga?
Jarang sekali fokus pada peluang untuk lunasinnya. Ketika piutang diluar banyak, tak tertagih,
yang Anda salahkan orang yg Anda utangin.
Bener ga?
Jarang sekali cobangerti & bantu mereka

 

. . . . . .

 

Ketika stok barang Anda numpuk,
yang Anda lakukan ngeluh-ngeluh.
Nyalahin kompetitor.
Jarang sekali coba terss berjuang jualan.
Bener ga? Semua Kebocoran Bisnis,
bukan kesalahan orang lain.
Semuanya disebabkan oleh Anda,
sebagai business owner. Jangan salahkan orang lain.

 

“Pas atap bocor, ada air, anda lap air tersebut,
lantai kembali kering. Hujan lagi, bocor lagi.
Ada air lagi. Gitu lagi.”Pas bisnis bocor, ada masalah,
anda selesaikan teknis-teknisnya. Lupa benerin ‘atap’ nya.

Atap = Anda.

So, kalo terjadi Kebocoran Bisnis,
jangan pernah salahkan orang lain,
kecuali diri Anda sendiri.

Take ownership terahadap masalah bisnis Anda.
Lantas, gimana caranya supaya ga terjadi Kebocoran Bisnis?

Pertama, cintai TEAM Anda.
Kedua, kuasai cashflow.Omzet, profit, dan prestasi bisnis,

yang menggerakkan siapa sih?
Klo jawabannya robot, ya salah. Itu orang lho, team Anda…

Kalo Anda pengen hasil yang terbaik, cintai TEAM Anda.
Perlakukan mereka layaknya manusia, bukan robot.
Mereka punya perasaan.
Pastikan team Anda take ownership pada bisnis Anda.
Tak hanya itu, mereka pun harus care terhadap
Anda dan bisnis Anda.

Cintai mereka sebagai Anda mencintai diri Anda sendiri.
Cintai mereka dengan tulus, bukan fulus (baca: duit).
Semakin kuat dan hebat team Anda,
semakin kecil kemungkinan terjadi Kebocoran Bisnis.

 

Kedua, supaya ga terjadi Kebocoran Bisnis,
Anda harus faham ilmu Cashflow.
Karena cashflow ini penentu bagus tidaknya
suatu bisnis.
Begini, kalo Cash bisnis Anda lebih besar dari Profit,
Anda aman…

Tak ada masalah dalam bisnis Anda.
Profit < Cash = Aman.

Kalo anda menemukan bahwa Cash bisnis Anda sama dg profitnya,
ini masih aman. Walaupun anda harus hati2.
Profit = Cash = Hati2.

Klo anda menemukan Cash bisnis Anda lebih kecil dari Profit nya,
ini bocor. Ada masalah yang harus di selesaikan.
Profit > Cash = Bocor.

. . . . . .

Btw, apa sih bedanya Profit sama Cash?
Anda bisnis, untuk nyari profit atau nyari cash?
silakan dijawab

Kalau sudah terjadi Kebocoran Bisnis,
dan Anda gak sadar tentang itu,
siap-siap aja bisnisnya almarhum dalam waktu dekat.
Ini fakta. . . . Cara sederhana ngecek Kebocoran Bisnis kalo bisnis Anda profitable,
tapi pas giliran Anda butuh uangnya, uangnya ga ada Kebocoran Bisnis
Kalo setiap Anda butuh uang hasil bisnis,
tapi ga ada terus-terusan,

ngapain Anda bisnis???
Kalo cuma ngabisin duit tanpa ngasilin duit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *