Cara Cerdas Menemukan Sumber Cash

Please log in or register to like posts.
News

Kita itu bisnis sebenarnya nyari apa sih? Profit atau cash? Apa bedanya profit dan cash?
Org selalu ingin omzetnya meningkat. Tujuannya agar profit yg didapatkan besar. Karena profit itu = omzet – cost. Masuk akal.
Logikanya,klo omzetnya tinggi, profitnya jg tinggi. Dg catatn tetap menghemat cost, spy profit semakin lbh tinggi.

Namun apakah jika profit tinggi, cashnya jg tinggi? Hayo jawab… Apa selalu berbanding lurus?
Sadar tidak sadar, tujuan kita bukan seberapa banyak profit, tp seberapa banyak cash.
Yg perlu dicatat, omzet tinggi sj tdk cukup, pastikan profitnya tinggi. Itu pun blm cukup, krn Anda hrs pastikn itu NET PROFIT,bkn GROSS
Nah, apakah NET PROFIT adlh tujuan akhir? Ternyata tdk. Anda hrs pastikan profit anda jadi CASH. Emang beda?! Ya beda.

 

Profit itu di atas kertas, Cash itu di atas rekening.
Profit itu di laporan keuangan, Cash itu di kantong kita.
Profit itu teori, Cash itu nyata.
Orang walau profit nya nol, masih bisa bisnis. Tp kalo udah gak ada cash, gak bisa ngapa2in.
Cash is blood in your business. No cash, dying!
Business fail when they run put of cash.

Pertanyaannya, dr mana datangnya cash? Kalo profit kan jelas yah, datangnya dari jualan, dr sales.
Nah # Sumber Cash itu ada 3: operational, investing, financing. Apa itu?!!
Operational, namanya operating cash flow, alias OCF.
Investing, namanya investing cash flow, alias ICF.  Financing, namanya financing cash flow, alias FCF.

Anda jualan produk Anda, produk Anda keluar, Anda dapat duit. Nah ini hasil dr sales, termasuk OCF.
Jadi OCF itu, akan bertambah jika Anda SALES, akan berkurang jika untuk COST.
Klo Anda beli alat2 produksi, beli properti, anda keluar uang cash. Ini masuknya ICF. Keluar uang utk alat2, bkn utk yg Anda jual.
Tiba2 anda ingin jual alat2 di bsnis anda, selain produk Anda, anda dpt duit cash. Ini ICF.
Jadi, ICF akan bertambah jika Anda jualan alat2. Akan berkurang jika anda buying alat2.
Anda bth modal, lalu pinjam uang, suntikan dana, uang bisnis Anda brtmbh, namanya FCF. Dpt duit, hsl dr nyuntik atw minjem.  Anda bayar hutang, uang bsnis anda berkurang, akhirnya FCF nya berkurang.

 

Yaeyalah..Tgl 25 anda inject uang k bisnis, tgl 30 anda cek. Eh, bnyk cashnya, pdhl hasil inject uang sendiri, bkn hsil jualan.
Pengusaha yg luar biasa, pasti akan selalu berusaha agar operational cash nya tinggi. Darimana datangnya OCF?
OCF akan bertambah, alias makin gede, klo salesnya bagus. Omzet tinggi, cost rendah.
Atau, anda udh kwalahan jualan barangnya. Anda pasrah, dijual dah tuh alat2 produksi, dpt duit, ya cashnya dr ICF.

 

Hati2 nyuntik modal banyak tanpa adanya cashflow yg kuat, siap2 pailit.
Cash lebih penting dr profit.  Agar bisnis kita terus berlanjut, kita harus memastikan OCF positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *